
SD YPPGI 02 WOSI telah bertumbuh bersama guru TTC-MPK-TBN selama kurang lebih dua tahun. Banyak perubahan yang terjadi di sekolah ini, baik secara kerohanian maupun kompetensi. Salah satu hal yang paling menonjol yaitu kemampuan guru-guru dalam mengoperasikan perangkat IT, seperti: notebook, printer, dan infocus.
Penggunaan perangkat IT telah diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Selama masa pandemic COVID-19, guru-guru SD YPPGI 02 WOSI membuat modul pembelajaran jarak jauh, modul ini dibuat oleh masing-masing wali kelas dan guru bidang study. Sekarang guru-guru juga sudah tidak lagi mengandalkan operator ketika membuat raport. Bahkan mereka juga membuat absen K13 dan mengaplikasikan pembuatan RPP satu lembar yang memiliki landasan Alkitabiah.
Peningkatan kompentensi ini seakan menjadi seberkas cahaya. Di mana cahaya itu memancar sangat jauh hingga ke Kabupaten Manokwari Selatan. Tuhan seakan ingin memperlebar pelayanan misi TBN-MPK lebih jauh lagi, menjangkau jiwa-jiwa yang haus akan transformasi di dalam Kristus.
Ketika wakil PSW Manokwari Selatan, Jefri Elimas Mandacan mengetahui ada guru TTC yang melayani di SD YPPGI 02 WOSI, beliau langsung menghubungi dan menanyakan kesiapan untuk melakukan pelayanan ke Manokwari Selatan. Setelah berkoordinasi dengan pihak yayasan, akhirnya diputusakan bahwa misi TTC-TBN-MPK akan diperlebar hingga ke Manokwari Selatan.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh wakil PSW Mansel menjadi sebuah berkat tersendiri bagi SD YPPGI 02 WOSI. karena selama ini mereka telah banyak mendapatkan berkat, maka kini saatnya mereka membagikan berkat tersebut kepada sekolah lain. Pelatihan di Ransiki juga menjadi proses belajar bagi guru SD YPPGI 02 WOSI, jika selama ini mereka dilatih, maka sekaran saatnya mereka belajar untuk menjadi pelatih. Hampir semua guru SD YPPGI 02 WOSI memiliki tugas dalam kegiatan pelatihan ini.
Sebelum keberangkatan guru TTC beserta kepala sekolah telah menyusun rundown acara beserta kegiatan. Setiap kegiatan memiliki penangung jawabnya masing-masing. Hal ini dilakukan untuk melatih jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab guru-guru dalam menjalankan tugasnya.
Ibadah menjadi salah satu hal yang paling ditekankan ketika akan memulai dan mengakhiri kegiatan pelatihan. hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi akan pentingnya mengedepankan Kristus dalam setiap aspek kehidupan, terkhusus pelayanan disekolah.
Selama kegiatan pelatihan berlangsung guru SD 02 WOSI diberikan kesempatan untuk membawakan materi. Ada tiga materi yang dibawakan yaitu: pembuatan RPP satu lembar dengan landasan Alkitabiah, pembuatan Absen K13 dan pembuatan Raport K13.
Pada kegiatan ini guru TTC bertugas dibalik layar, memberikan motivasi, penguatan dan menopang dalam doa pribadi. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan guru-guru sebagai penerus misi TBN-MPK di Manokwari. Sehingga berkat yang telah dibagikan dipendam, namun dapat dibagikan sehingga lebih banya menghasilkan buah.
Kegiatan pelatihan dihadiri oleh lima sekolah dari tingkat SD-SMA. Sungguh luar biasa karena guru SD dimampukan memberikan materi kepada guru SMP dan SMA. Kami dapat menyaksikan raut wajah bahagian di wajah guru SD YPPGI 02 WOSI ketika selesai memberikan materi.
Salah satu hal yang paling mengesankan adalah saat guru-guru WOSI, masih semangat memberikan les tambahan kepada guru-guru suku Asli yang sama sekali belum bisa mengoprasikan komputer. Kami cukup terharu menyaksikan hal ini, bahkan kepala sekolah menitikkan air mata ketika melihat kesungguhan yang ditunjukkan oleh guru-guru SD YPPGI 02 WOSI.
Ketika kegiatan berakhir guru-guru yang ada di YPPGI TOBOU, Manokwari Selatan sudah bisa RPP satu lembar, absen K13 dan melakukan pengisian raport K13. Walaupun kegiatan hanya dilaksanakan selama tiga hari, namun sungguh sangat berkesan bagi peserta maupun guru SD YPPGI 02 WOSI. Semoga berkat ini tidak hanya sampai di YPPGI Tobou saja, namun semakin disebarkan sehingga terjadilah ledakan kebaikan besar di Papua.

Leave a Comment
Posted: October 23, 2021 by Zein Mario
LEDAKAN KEBAIKAN DARI MANOKWARI SAMPAI RANSIKI Oleh: Uli dan Santi
SD YPPGI 02 WOSI telah bertumbuh bersama guru TTC-MPK-TBN selama kurang lebih dua tahun. Banyak perubahan yang terjadi di sekolah ini, baik secara kerohanian maupun kompetensi. Salah satu hal yang paling menonjol yaitu kemampuan guru-guru dalam mengoperasikan perangkat IT, seperti: notebook, printer, dan infocus.
Penggunaan perangkat IT telah diaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Selama masa pandemic COVID-19, guru-guru SD YPPGI 02 WOSI membuat modul pembelajaran jarak jauh, modul ini dibuat oleh masing-masing wali kelas dan guru bidang study. Sekarang guru-guru juga sudah tidak lagi mengandalkan operator ketika membuat raport. Bahkan mereka juga membuat absen K13 dan mengaplikasikan pembuatan RPP satu lembar yang memiliki landasan Alkitabiah.
Peningkatan kompentensi ini seakan menjadi seberkas cahaya. Di mana cahaya itu memancar sangat jauh hingga ke Kabupaten Manokwari Selatan. Tuhan seakan ingin memperlebar pelayanan misi TBN-MPK lebih jauh lagi, menjangkau jiwa-jiwa yang haus akan transformasi di dalam Kristus.
Ketika wakil PSW Manokwari Selatan, Jefri Elimas Mandacan mengetahui ada guru TTC yang melayani di SD YPPGI 02 WOSI, beliau langsung menghubungi dan menanyakan kesiapan untuk melakukan pelayanan ke Manokwari Selatan. Setelah berkoordinasi dengan pihak yayasan, akhirnya diputusakan bahwa misi TTC-TBN-MPK akan diperlebar hingga ke Manokwari Selatan.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh wakil PSW Mansel menjadi sebuah berkat tersendiri bagi SD YPPGI 02 WOSI. karena selama ini mereka telah banyak mendapatkan berkat, maka kini saatnya mereka membagikan berkat tersebut kepada sekolah lain. Pelatihan di Ransiki juga menjadi proses belajar bagi guru SD YPPGI 02 WOSI, jika selama ini mereka dilatih, maka sekaran saatnya mereka belajar untuk menjadi pelatih. Hampir semua guru SD YPPGI 02 WOSI memiliki tugas dalam kegiatan pelatihan ini.
Sebelum keberangkatan guru TTC beserta kepala sekolah telah menyusun rundown acara beserta kegiatan. Setiap kegiatan memiliki penangung jawabnya masing-masing. Hal ini dilakukan untuk melatih jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab guru-guru dalam menjalankan tugasnya.
Ibadah menjadi salah satu hal yang paling ditekankan ketika akan memulai dan mengakhiri kegiatan pelatihan. hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi akan pentingnya mengedepankan Kristus dalam setiap aspek kehidupan, terkhusus pelayanan disekolah.
Selama kegiatan pelatihan berlangsung guru SD 02 WOSI diberikan kesempatan untuk membawakan materi. Ada tiga materi yang dibawakan yaitu: pembuatan RPP satu lembar dengan landasan Alkitabiah, pembuatan Absen K13 dan pembuatan Raport K13.
Pada kegiatan ini guru TTC bertugas dibalik layar, memberikan motivasi, penguatan dan menopang dalam doa pribadi. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan guru-guru sebagai penerus misi TBN-MPK di Manokwari. Sehingga berkat yang telah dibagikan dipendam, namun dapat dibagikan sehingga lebih banya menghasilkan buah.
Kegiatan pelatihan dihadiri oleh lima sekolah dari tingkat SD-SMA. Sungguh luar biasa karena guru SD dimampukan memberikan materi kepada guru SMP dan SMA. Kami dapat menyaksikan raut wajah bahagian di wajah guru SD YPPGI 02 WOSI ketika selesai memberikan materi.
Salah satu hal yang paling mengesankan adalah saat guru-guru WOSI, masih semangat memberikan les tambahan kepada guru-guru suku Asli yang sama sekali belum bisa mengoprasikan komputer. Kami cukup terharu menyaksikan hal ini, bahkan kepala sekolah menitikkan air mata ketika melihat kesungguhan yang ditunjukkan oleh guru-guru SD YPPGI 02 WOSI.
Ketika kegiatan berakhir guru-guru yang ada di YPPGI TOBOU, Manokwari Selatan sudah bisa RPP satu lembar, absen K13 dan melakukan pengisian raport K13. Walaupun kegiatan hanya dilaksanakan selama tiga hari, namun sungguh sangat berkesan bagi peserta maupun guru SD YPPGI 02 WOSI. Semoga berkat ini tidak hanya sampai di YPPGI Tobou saja, namun semakin disebarkan sehingga terjadilah ledakan kebaikan besar di Papua.

Category: Uncategorized
Recent Posts
Recent Comments