Halo teman-teman,
Apakabar?
Kali ini saya mau sharing tentang beberapa pengalaman kami akhir-akhir ini, pengalaman yang membuat kami menyadari betapa pentingnya memanfaatkan waktu yang Tuhan telah berikan pada kita. saya percaya bahwa setiap orang bisa memiliki banyak talenta dalam hidupnya jika dia mau mempertanggung jawabkan talenta tersebut. sama seperti perumpamaan tentang talenta, dimana Tuhan semakin melipat gandakan telenta yang dimiliki oleh orang yang memiliki lima talenta. Dulu saya bingung, mengapa Tuhan malah memberikan lebih kepada yang memiliki lima talenta, mengapa Ia tidak menambahkan talenta kepada yang hanya memperoleh satu? Hingga akhirnya saya menyadari ini bukan persoalan belas kasihan, namun tentang rasa tanggung jawab dan kepercayaan. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh, karena saya percaya teman-teman bisa menarik kesimpulan dari hal ini.
Pengalaman yang akan saya bagikan juga berkaitan dengan talenta atau bisa juga kita sebut sebagai skill. Sejauh ini kami berusaha untuk mengupgrade skill yang kami miliki dengan berbagai cara dan dari berbagai sumber. Di sekolah guru-guru memberikan kepada kami “dokter komputer” karena pada beberapa kesempatan kami berani mengambil keputusan untuk belajar memperbaiki (service) laptop yang sudah tidak dioperasikan sejak lama (-+ 2 tahun) karena proses booting yang lama, notebook bp guru yang keyboardnya error, dan beberapa notebook yang memiliki permasalahan ringan, kami juga belajar untuk merestart printer menggunakan aplikasi, sehingga dapat mengurangi biaya service. Karena hal ini guru-guru pernah bergurau dengan mengatakan bahwa di sekolah sudah bisa dipasangi spanduk “menerima service laptop dan printer” (hehehe). Banyak guru yang penasaran bagimana cara kami melakukan perbaikan, hal ini semakin memicu semangat mereka untuk belajar hal-hal baru.
Tuhan telah memberikan jalan bagi kami untuk menimbulkan semangat belajar dari guru-guru, oleh sebab itu kami tidak mau kehilangan kesempatan. Setiap minggu kami berusaha mencari ide kreatif baru yang dapat kami aplikasikan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru, beberapa pelatihan yang telah kami lakukan adalah: pembuatan modul singkat, pembuatan power point, pembuatan video animasi menggunakan power point, membuat format penilaian menggunakan Excel (ini sudah dterapkan ketika meng-input nilai ujian kelas enam). Agar pelatihan menjadi tidak kaku kami selalu melakukan ice breaking sebelum melaksanakan pelatihan, banyak ice breaking yang telah kami lakukan, seperti: 007 tembak dor, kosong-kosong, ikuti apa yang saya katakan, Samson dan delila dan masih banyak lagi. ice breaking membuat hubungan yang kaku menjadi lebih cair, menghilangkan stress dan membuat kami lebih percaya diri. kadang kala kami juga bernyanyi bersama guru-guru dengan menggunakan lagu-lagu dari kids EE, kami semua menari dan bernyanyi dengan sukacita.
Beberapa minggu terakhir kami baru saja menguji kemampuan pemahaman dasar guru-guru tentang pelatihan yang telah kami lakukan, agar tidak terlalu terlihat “menilai” kami melakukan quiz online menggunakan aplikasi “quizizz”. Mereka sangat antusias dan tertarik dengan metode quiz ini, dikarenakan mereka dapat langsung menyaksikan score perolehan dan peringkat. Misi kami berhasil, guru-guru sama sekali tidak mengetahui bahwa kami sebenarnya ingin tahu seberapa jauh mereka telah memahami apa yang telah kami berikan, bahkan ketika quiz selesai mereka ingin melakukan quiz yang lain padahal jam pulang sudah tiba. Karena keantusiasan mereka akhirnya kami mencari quiz lain yang untuk guru-guru. Hal yang paling disyukuri lagi ialah guru-guru sangat tertarik untuk belajar membuat quiz menggunakan “quizizz”, akhirnya kami memiliki materi baru yang bisa dibagikan lagi kepada mereka.
Keingintahuan guru-guru, kejelian melihat situasi dan permasalahan yang ada, membuat kami belajar untuk meng-upgrade skill yang kami miliki, belajar untuk mempertanggung jawabkan setiap talenta yang Tuhan telah berikan, hingga akhirnya kelak ketika bertemu dengan Dia kami dapat bangga mengatakan “Tuhan, kami menggunakan semua talenta yang Engkau berikan dengan baik”. Selamat belajar dan selamat berproses buat kita semua.
Leave a Comment
Last Updated: June 11, 2023 by Zein Mario
Belajar dan Berproses – Ulina H.
Halo teman-teman,
Apakabar?
Kali ini saya mau sharing tentang beberapa pengalaman kami akhir-akhir ini, pengalaman yang membuat kami menyadari betapa pentingnya memanfaatkan waktu yang Tuhan telah berikan pada kita. saya percaya bahwa setiap orang bisa memiliki banyak talenta dalam hidupnya jika dia mau mempertanggung jawabkan talenta tersebut. sama seperti perumpamaan tentang talenta, dimana Tuhan semakin melipat gandakan telenta yang dimiliki oleh orang yang memiliki lima talenta. Dulu saya bingung, mengapa Tuhan malah memberikan lebih kepada yang memiliki lima talenta, mengapa Ia tidak menambahkan talenta kepada yang hanya memperoleh satu? Hingga akhirnya saya menyadari ini bukan persoalan belas kasihan, namun tentang rasa tanggung jawab dan kepercayaan. Saya tidak akan menjelaskan lebih jauh, karena saya percaya teman-teman bisa menarik kesimpulan dari hal ini.
Pengalaman yang akan saya bagikan juga berkaitan dengan talenta atau bisa juga kita sebut sebagai skill. Sejauh ini kami berusaha untuk mengupgrade skill yang kami miliki dengan berbagai cara dan dari berbagai sumber. Di sekolah guru-guru memberikan kepada kami “dokter komputer” karena pada beberapa kesempatan kami berani mengambil keputusan untuk belajar memperbaiki (service) laptop yang sudah tidak dioperasikan sejak lama (-+ 2 tahun) karena proses booting yang lama, notebook bp guru yang keyboardnya error, dan beberapa notebook yang memiliki permasalahan ringan, kami juga belajar untuk merestart printer menggunakan aplikasi, sehingga dapat mengurangi biaya service. Karena hal ini guru-guru pernah bergurau dengan mengatakan bahwa di sekolah sudah bisa dipasangi spanduk “menerima service laptop dan printer” (hehehe). Banyak guru yang penasaran bagimana cara kami melakukan perbaikan, hal ini semakin memicu semangat mereka untuk belajar hal-hal baru.
Tuhan telah memberikan jalan bagi kami untuk menimbulkan semangat belajar dari guru-guru, oleh sebab itu kami tidak mau kehilangan kesempatan. Setiap minggu kami berusaha mencari ide kreatif baru yang dapat kami aplikasikan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru, beberapa pelatihan yang telah kami lakukan adalah: pembuatan modul singkat, pembuatan power point, pembuatan video animasi menggunakan power point, membuat format penilaian menggunakan Excel (ini sudah dterapkan ketika meng-input nilai ujian kelas enam). Agar pelatihan menjadi tidak kaku kami selalu melakukan ice breaking sebelum melaksanakan pelatihan, banyak ice breaking yang telah kami lakukan, seperti: 007 tembak dor, kosong-kosong, ikuti apa yang saya katakan, Samson dan delila dan masih banyak lagi. ice breaking membuat hubungan yang kaku menjadi lebih cair, menghilangkan stress dan membuat kami lebih percaya diri. kadang kala kami juga bernyanyi bersama guru-guru dengan menggunakan lagu-lagu dari kids EE, kami semua menari dan bernyanyi dengan sukacita.
Beberapa minggu terakhir kami baru saja menguji kemampuan pemahaman dasar guru-guru tentang pelatihan yang telah kami lakukan, agar tidak terlalu terlihat “menilai” kami melakukan quiz online menggunakan aplikasi “quizizz”. Mereka sangat antusias dan tertarik dengan metode quiz ini, dikarenakan mereka dapat langsung menyaksikan score perolehan dan peringkat. Misi kami berhasil, guru-guru sama sekali tidak mengetahui bahwa kami sebenarnya ingin tahu seberapa jauh mereka telah memahami apa yang telah kami berikan, bahkan ketika quiz selesai mereka ingin melakukan quiz yang lain padahal jam pulang sudah tiba. Karena keantusiasan mereka akhirnya kami mencari quiz lain yang untuk guru-guru. Hal yang paling disyukuri lagi ialah guru-guru sangat tertarik untuk belajar membuat quiz menggunakan “quizizz”, akhirnya kami memiliki materi baru yang bisa dibagikan lagi kepada mereka.
Keingintahuan guru-guru, kejelian melihat situasi dan permasalahan yang ada, membuat kami belajar untuk meng-upgrade skill yang kami miliki, belajar untuk mempertanggung jawabkan setiap talenta yang Tuhan telah berikan, hingga akhirnya kelak ketika bertemu dengan Dia kami dapat bangga mengatakan “Tuhan, kami menggunakan semua talenta yang Engkau berikan dengan baik”. Selamat belajar dan selamat berproses buat kita semua.
Category: News, Uncategorized
Recent Posts
Recent Comments